Domba Merino, Peluang Bisnis Ternak Domba Impor

Selamat pagi sobat ternak, jumpa lagi dengan kami tim Usahaternak yang siap menyajikan informasi terkini terkait peluang bisnis dan usaha ternak anda. Kali ini kami ingin mengenalkan lagi salah satu jenis domba yang memiliki potensi selain untuk diternak juga untuk dijadikan bisnis ternak mengingat karena peternaknya masih jarang sedangkan permintaan di pasar cukup tinggi. Ya, domba ini adalah Domba Merino atau ovis aries merupakan domba peranakan dari Australia dan Eropa, namun sudah melalui proses adaptasi yang lama sehingga keturunan domba jenis ini dikenal cepat dan mudah dalam beradaptasi baik di cuaca panas atau dingin, di dataran rendah ataupun dataran tinggi. Sehingga bisa dikembangbiakkan hampir di seluruh pelosok nusantara.
Domba jenis Merino bisa dikatakan jenis domba unggulan yang memiliki nilai jual lebih, berbeda dengan domba jenis lain seperti Domba Garut yang memang untuk aduan dan hanya diambil dagingnya, domba jenis Merino selain memproduksi daging juga memproduksi wool berkualitas tinggi yang banyak digunakan oleh industri kain dan pakaian dalam negeri maupun untuk komoditas ekspor ke luar negeri. Sehingga domba merino sangat memiliki potensi untuk dibudidayakan dan dijadikan bisnis ternak mengingat jumlah permintaan lokal maupun luar negeri terus meningkat. Adapun masa produktif domba merino adalah di usia 2-3 tahun, di usia tersebutlah usia yang tepat untuk memanen dagingnya, adapun bulunya bisa kita cukur ketika sudah terlihat lebat tetapi dengan tetap memperhatikan kondisi suhu dan cuaca lingkungan tinggal domba tersebut. Jika di daerah asalnya (Australia taua Eropa) momen musim pencukuran bulu domba adalah di musim semi atau musim panas, maka di Indonesia bisa kita lakukan di musim kemarau.

Peluang usaha bisnis ternak domba merino Impor
Domba Merino, potensi usaha ternak terkini

Ciri-ciri Domba Merino

  • Berat tubuh domba merino bisa mencapai 100 kg, domba betina maksimal mencapai bobot 60 kg dan domba jantan bisa mencapai bobot 100kg. 
  • Memiliki kaki lebih pendek dari domba lain dan sebagian kakinya tertutup bulu sehingga terlihat pendek.
  • Domba Merino Jantan umumnya bertanduk, sedangkan domba Merino betina tidak bertanduk.
  • Pada jenis Domba Merino super memiliki ciri khas badan cenderung gemuk dan bulat. Serta memiliki bentuk muka agak kotak dan bulu tumbuh sampai bagian atas hidung.
  • Pada jenis Domba Merino Biasa bentuk badan cenderung agak lebih ramping, sedangkan bentuk muka cenderung lonjong serta bulu bagian muka hanya tumbuh sampai atas kepala saja.
Jika memilih jenis Merino mana yang lebih direkomendasikan, kami tetap merekomendasikan memilih domba jenis super karena Merino jenis super dapat mencapai bobot yang jauh lebih berat daripada jenis biasa begitu pula pada jumlah wol yang dihasilkan. 
Usia maksimal untuk bisa diambil hasilnya adalah di usia 2-3 tahun yaitu di masa produktif domba Merino. Rata-rata bibit yang dijual di pasaran adalah domba Merino usia sekitar 1 tahunan, sehingga perlu waktu 1-2 tahun lagi untuk masa pembesaran dan perawatan untuk mencapai usia konsumsi.  Hingga saat ini Domba Merino merupakan salah satu hewan ternak yang masih memiliki potensi bisnis yang cukup besar, mengingat permintaan untuk ekspor dan pasar lokal dari tahun ke tahun semakin meningkat  dan semakin populernya domba jenis ini di kalangan peternak dan konsumen. Maka, tidak ada salahnya anda mencoba usaha ternak domba Merino, bukan tidak mungkin 2-3 tahun kedepan anda siap memanen tentunya dengan harga domba Merino lebih tinggi (sesuai keadaan harga pasar) sehingga keuntungan berlipat bisa anda dapatkan.
Demikian sedikit ulasan artikel perkenalan Domba Merino dari kami, untuk selanjutnya akan kami ulas lebih dalam lagi di artikel-artikel selanjutnya terkait bagaimana tips-tips perawatan dan pembesaran untuk mendapatkan hasil ternak Domba Merino yang maksimal. Selamat mencoba dan salam ternak!

Domba Merino, Peluang Bisnis Ternak Domba Impor | Usahaternak | 5

0 komentar:

Posting Komentar